HOME TENTANG KAMI PENGIRIMAN HUBUNGI KAMI KETENTUAN BERITA DAN PROMO BUKU TERLARIS PENCARIAN BUKU  
 
Logo Bukukoleksi.com
Treehouse Kulama


Email : sales@bukukoleksi.com
  INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI 081586008604
 
 
 
   
  AGAMA, KEROHANIAN, TOKOH & SEJARAH AGAMA
   
  ANTIK, JADUL, UNIK & BENDA LAINNYA
   
  ARSITEKTUR
   
  ARSWENDO ATMOWILOTO
   
  BIOGRAFI, FILM, MUSIK, LAWAK, DRAMA & TEATER
   
  BIOGRAFI, POLITISI, PENGUSAHA & TOKOH SIPIL LAINNYA
   
  BIOGRAFI, SEJARAH MILITER, KEPOLISIAN & PERANG
   
  BISNIS DAN MOTIVASI
   
  BONSAI DAN SUISEKI
   
  BUDAYA JAWA, BATIK, KERIS & WAYANG
   
  BUNG KARNO DAN BUNG HATTA
   
  EMHA AINUN NADJIB
   
  FASHION DAN GAYA HIDUP
   
  FILSAFAT
   
  HAMKA
   
  HOBBY
   
  HUKUM DAN UNDANG - UNDANG
   
  IWAN SIMATUPANG
   
  KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
   
  KULINER
   
  M. NATSIR
   
  MAJALAH DAN KORAN
   
  NOVEL, KOMIK & CERITA JADUL
   
  OLAH RAGA
   
  PAK HARTO
   
  PRAMOEDYA ANANTA TOER
   
  REMY SYLADO
   
  SASTRA DAN FIKSI
   
  SEJARAH, KISAH NYATA & KISAH TEMPO DOELOE
   
  SEKSOLOGI
   
  SENI, BAHASA, BUDAYA & GAYA HIDUP
   
  SOSIAL POLITIK
   
  TAN MALAKA
   
  UMAR KAYAM
   
  Y.B. MANGUNWIJAYA
   
 
Berita dan Promo terbaru
     
  FOTO IKLAN SEGERA MENYUSUL
Klik detail promonya
 
 
 
Berita dan Promo terbaru
     
  BUKUSEJARAH.COM
BUKUKOLEKSI.COM
Klik detail promonya
 
           
Klik pada gambar untuk memperbesar ( zoom )

 
JUDUL : BUKU MULAI LANGKA " CHAIRUL SALEH TOKOH KONTROVERSIAL / KETUA MPRS DAN WAPERDAM 3 ".
PENULIS : Dra. Irma H.N. Soewito.   PENERBIT : Tim Penyusun.
CETAKAN : PERTAMA, 1993.   HALAMAN : 419.
STATUS : STOCK TERSEDIA   UKURAN : 15,2 x 20,5 cm.
HARGA : Rp. 800.000,00    
DESKRIPSI :

BUKU MULAI LANGKA " CHAIRUL SALEH TOKOH KONTROVERSIAL ", KARYA DRA. IRNA H.N. HADI SOEWITO.

Chairul Saleh adalah seorang tokoh Indonesia yang telah berjuang sejak muda dalam masa-masa sulit di awal Kemerdekaan. Pada saat kritis, tanggal 15, 16, dan 17 Agustus 1945 Chairul bersama Sukarni merupakan pasangan yang memegang peranan penting dalam penentuan jalannya sejarah Proklamasi Kemerdekaan, Chairul menggerakkan massa pemuda dan pelajar untuk mematangkan situasi, sedangkan Sukarni menggerakkan para perwira PETA untuk " MENCULIK / MENGAMANKAN " Soekarno - Hatta ke Rengas Dengklok, untuk memaksa Soekarno - Hatta segera memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia. Chairul pula yang menolak teks Proklamasi ditandatangani oleh semua yang hadir dalam pertemuan pagi hari sebelum teks proklamasi dibacakan dengtan alasan, sebagian besar yang hadir dalam perumusan teks proklamasi itu adalah " ORANG - ORANG JEPANG " (Maksudnya adalah, orang-orang PPKI itu adalah orang-orang yang diangkat oleh Jepang).

Di masa perang kemerdekaan Chairul Saleh aktif berjuang bersama laskar pejuang, terutama di sekitar jawa barat. Karena jasa-jasanya itu di kemudian hari Chairul Saleh diangkat sebagai Menteri Veteran, BAHKAN MUNGKIN tak banyak dari kita yang tahu kalau Chairul Saleh adalah PENYANDANG PANGKAT JENDERAL KEHORMATAN BINTANG 4 (EMPAT) TNI ANGKATAN DARAT.

Semula Chairul bertentangan dengan cara pemerintahan Bung Karno yang menyetujui jalan damai yang diambil Sutan Sjahrir, yang mau berunding dengan Belanda, Chairul bahkan pernah menjadi buronan, ditangkap dan dibuang / diasingkan ke Eropa, kemudian saat kembali ke Indonesia, malah diangkat sebagai Menteri Urusan Veteran dan dalam perkembangannya bahkan menjadi anggota " INNER CIRCLE nya " Bung Karno, bahkan mencapai jabatan WAPERDAM III dan Ketua MPRS. Alasan Chairul mau bekerja di bawah Bung Karno, karena sadar untuk merubah Bung Karno haruslah dengan menjadi " ORANG DEKATnya ".

Dan MUNGKIN (LAGI), tak banyak pula yang tahu, kalau konsep WAWASAN NUSANTARA yang juga termasuk di dalamnya masalah 12 mil ZEE (Zona Ekonomi Ekslusif) dari tepi pantai adalah KONSEP PRIBADI Chairul Saleh, yang semula dipaksakan oleh Chairul harus 17 mil dengan alasan merupakan angka keramat bagi Indonesia, hal ini tidak pernah dipublikasikan oleh Orde Baru, dan hal ini adalah berdasarkan kesaksian Mochtar Kusumaatmadja, yang masih bersaudara dengan istri Chairul, serta kesaksian Prof. Munadjat Danusaputro (SEMUANYA ADA DALAM BUKU INI).

NAMUN semua jasa-jasanya itu tidak mendapatkan penghargaan yang sesuai dengan apa yang dialaminya di kemudian hari, Chairul harus mengalami proses penangkapan, penahanan, dan perusakan nama. Dalam buku-buku sejarah resmi, beliau selalu dikaitkan dengan peristiwa berdarah G30S/PKI, padahal orang-orang terdekatnya, mengetahui secara pasti Chairul bukanlah simpatisan PKI, bahkan pernah bertengkar hebat dengan Aidit mengenai isyu yang beredar bahwa PKI ingin merebut kekuasaan dari Bung Karno, bahkan sampai akan mengangkat meja dan hal itu terjadi di tengah sidang bersama Bung Karno, bahkan dengan Soebandriopun ia kerap bertengkar.

Chairul Saleh meninggal dunia dalam status tahanan RTM, dengan diagnosa terkena serangan jantung, padahal beliau tidak punya riwayat sakit jantung, sedangkan pada wajah, leher, lambung kiri dan kanan, punggung penuh dengan bercak-bercak kebiruan (lebam), yang mana hal ini menimbulkan banyak tanda tanya, ada yang mengatakan biru-biru itu adalah ciri keracunan atau BEKAS DIKARATE, isyu yang berkembang mengatakan Chairul merasa tidak mempunyai kesalahan terhadap Bangsa dan Negara yang sangat dicintainya dan sebagai JENDERAL KEHORMATAN BINTANG EMPAT tidak mau diperiksa oleh pemeriksa yang berpangkat lebih rendah.

Sebenarnya Chairul Saleh tidak pernah terbukti terlibat dalam G30S/PKI, hanya masalah ekonomi yang menjeratnya, yaitu proyek Petro Kimia Gresik, yang sebenarnya hanya karena Chairul yang menandatangani dokumennya. Dan tentu saja, karena kesetiaannya kepada Bung Karno, yang dirasa dapat MERONGRONG kewibawaan Orde Baru, yang mulai berkuasa saat itu. Kekerasan hatinya dan keyakinan akan kebenaran diri dan tindakannya, tidak membuatnya menjadi KUTU LONCAT di saat kekuasaan Bung Karno sudah di ambang keruntuhan, seperti yang dilakukan beberapa orang yang dulu begitu memuja dan mengagung-agungkannya, lalu kemudian balik punggung.
MENGENAI KETIDAKTERLIBATANnya dalam peristiwa G30S/PKI, bahkan DIAKUI oleh Jenderal Soeharto dengan mengirimkan surat berupa tulisan tangan kepada Zus Yo (Istri Chairul Saleh) saat beliau meninggal dunia (LIHAT FOTO). Surat ini ditulis di atas kop surat resmi DJENDERAL SOEHARTO, MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT. Namun surat ini rasanya tidak pernah kita ketahui dari buku-buku lain.
Bahkan Ali Sadikin yang kita kenal sebagai tokoh bersih mengatakan " Saya betul - betul heran, kenapa Chairul ditahan ? "
Buku ini diterbitkan pada tahun 1993, di saat kekuasaan Presiden Soeharto masih sangat kuat kekuasaannya, jadi buku ini termasuk buku yang berani di era Orde Baru.

DALAM BUKU INI KITA TIDAK HANYA DAPAT MENGETAHUI BIOGRAFI CHAIRUL SALEH, TAPI JUGA KESAN - KESAN DAN KESAKSIAN DARI KAWAN DAN LAWANNYA.

S P E S I F I K A S I :

- Buku bekas.
- Soft cover.
- SAMPUL DEPAN BUKU KIRI TERKOYAK SEDIKIT (FOTO 1 dan 7, LIHAT TANDA PANAH)
- SAMPUL DEPAN BUKU KANAN, TERKELUPAS SEDIKIT dan ADA BEKAS TERKENA AIR, tapi BUKU TIDAK LAPUK (FOTO 1 dan 7, LIHAT TANDA PANAH).
- Isi buku masih bagus.
- Halaman lengkap.
- Karya Dra. Irma H.N. Soewito.
- Penerbit Tim Penyusun.
- CETAKAN PERTAMA, 1993.
- 419 halaman.
- Ukuran 15,2 x 20,5 cm.


HARGA @ Rp 800.000,-- FIX, BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.

3 BUKU SEBELAH KIRI YANG LAIN PADA FOTO 1 BERKONDISI BAGUS, HARGA @ RP 1.200.000,-- FIX, BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM.


UNTUK INFO LEBIH LANJUT SILAHKAN MENGHUBUNGI TREEHOUSE KULAMA 081586008604.

PANTAU TERUS KOLEKSI KAMI, KARENA " TIADA HARI TANPA KOLEKSI BARU " DI WEB KAMI, SIAPA TAHU APA YANG ANDA CARI ADA DI SINI.


MAAF, KAMI TIDAK MELAYANI TRANSAKSI SECARA COD.

 
 
© Copyright 2014 Bukukoleksi.com HOME TENTANG KAMI PENGIRIMAN HUBUNGI KAMI KETENTUAN BERITA DAN PROMO